Senin, 11 November 2013

Mengapa Langit Berwarna Biru?

Mengapa Langit Berwarna Biru? Inilah Jawabannya

ble sky langit biru
Warna biru tampak indah dilangit pada siang hari disaat terik matahari menyinari permukaan bumi yang tampak seperti kelereng biru bila dilihat dari luar angkasa.
Saat malam menjelang pun, disaat cahaya bulan menyinari permukaan bumi, warna langit itupun terlihat tampak seperti warna langit di siang hari yaitu warna biru.
Sebuah pertanyaan muncul, mengapa warna langit itu biru? Apakah tercipta dari pantulan warna samudera di seluruh permukaan bumi ataukah warna biru itu merupakan warna yang muncul akibat cahaya matahari?
Gelombang Cahaya
Isaac-Newton-dan-PrismaGelombang cahaya yang tampak merupakan contoh dari salah satu gelombang elektromagnetik.
Cahaya yang tampak dan bersumber dari matahari sejatinya bukanlah gelombang cahaya yang terdiri hanya dari satu gelombang warna saja.
Cahaya matahari terdiri dari banyak gelombang dalam kumpulan cahaya, namun jika cahaya menyatu maka yang tampak hanya berwarna putih terang seperti cahaya matahari tersebut.
Sir Isaac Newton untuk pertama kalinya menguji coba seberkas cahaya tampak yang berasal dari matahari dilewatkan pada sebuah prisma kaca.
Hasilnya seberkas cahaya matahari melewati prisma dan terbias melebar, lalu beberapa warna terlihat akibat hamburan cahaya dari prisma tersebut.
Ternyata cahaya dapat terhambur (spectrum) oleh prisma kaca dan membuktikan bahwa cahaya putih ternyata terdiri dari beberapa macam warna seperti ungu, biru, hijau, kuning, orange dan merah.
Urutan cahaya tergantung dari besar kecilnya gelombang tersebut, biasanya akan berurutan dari merah, oranye (jingga), kuning, hijau, biru, nila (indigo) dan ungu atau dalam pelajaran sekolah dulu, sering disingkat agar mudah diingat, menjadi : MEJIKU-HIBINIU.
light-dispersion
Dibawah warna merah, warna tersebut mulai tak terlihat oleh mata manusia dan disebut sebagai cahaya yang “lebih rendah dari warna merah” atau Infra Merah (Infra Red).
Dan diatas warna ungu juga demikian, warna tersebut mulai tak terlihat oleh mata manusia dan disebut sebagai cahaya “lebih tinggi dari warna ungu” atau Ultra Ungu (Ultra Violet)
Ketika Cahaya Matahari Bertemu Atmosfir
Mengacu pada langit yang menjadi biru akibat cahaya matahari, maka sebelum cahaya matahari menjangkau permukaan bumi, langkah pertama yang harus dilalui oleh cahaya matahari tersebut adalah melewati lapisan udara tak kasat mata atau yang terkenal dengan istilah Atmosfer.
Diluar angkasa, cahaya matahari yang pada awalnya tidak berinteraksi dengan media apapun saat memasuki atmosfer mulai berinteraksi dengan molekul molekul udara yang dapat menyebabkannya terhambur ke segala arah.
spectrum
Hamburan ini terkenal dengan istilah hamburan Rayleigh. Hamburan Rayleigh merupakan hamburan elastis gelombang elektromagnetik (termasuk cahaya) yang disebabkan saat seberkas cahaya melewati partikel dimana panjang gelombang cahaya lebih panjang dari pada panjang gelombang partikel yang dilewatinya.
Pada kenyataannya, saat matahari melewati lapisan udara atau atmosfer, panjang molekul-molekul udara seribu kali lebih kecil dari pada panjang gelombang cahaya matahari itu sendiri.
Sehingga hal ini menyebabkan cahaya matahari terhambur menjadi beberapa macam gelombang warna seperti ungu, biru, hijau, kuning, orange dan merah.
Warna Biru Adalah Hamburan Spektrum Warna Terkuat
Hamburan warna biru merupakan hamburan warna terkuat atau setidaknya empat kali lebih kuat daripada hamburan warna-warna lainnya. Langit yang tampak biru tak lain merupakan hasil dari hamburan gelombang cahaya matahari yang didominasi oleh hamburan gelombang cahaya warna biru.
Warna langit biru yang didominasi oleh hamburan warna biru dari cahaya matahari. Sejatinya langit tidaklah memiliki warna, dan warna yang tercipta merupakan warna yang terjadi akibat hamburan dari cahaya matahari.
Saat malam pun juga demikian. Warna biru yang muncul saat bulan purnama atau saat bulan menyinari bumi adalah sebagai akibat dari terhamburnya cahaya matahari oleh molekul udara yang kemudian warna langit didominasi oleh warna biru. (sumber: Eko Hadi G / KafeAstronomi / atoptics.co.uk / allposters.com.au / wallcoo.net)
blue sky langit biru

Apakah alien itu ada ?

7 Jenis Alien Yang Pernah ke Bumi


Sudah Ada Tujuh Jenis Alien Yang Pernah Datang ke Bumi


Bentuk dan jenis-jenis alien ini digambar ulang oleh artis seni berdasarkan laporan para saksi mata yang mengaku pernah melihat
(visual contact), diculik (abduction) atau berkomunkasi verbal sejak puluhan tahun lalu.
Informasi tentang jenis-jenis alien yang pernah bertemu dengan manusia cukup banyak. Namun ada tujuh tipe alien yang sering disebut, dan jenis alien tersebut bukan berdasarkan darimana mereka datang, namun hanya dari jenis spesiesnya saja.
Menurut para peneliti, memang selama kurun waktu beberapa dekade, alien memng sudah mengadakan kontak dengan manusia (baca: Selama ini Para Ilmuwan telah Berkomunikasi dengan Alien).
Telah diindikasikan pula bahwa banyak penampakan UFO dan alien yang telah jatuh atau mendarat ke Bumi. Namun itu semua hanyalah pihak militer negara yang menyelidikinya dan semua negara mengkategorikan sebagai TOP SECRET. Jadi rakyatnyapun tidak akan pernah diberikan informasi mengenai hal ini. ( baca: Ternyata, Diseluruh Dunia Sudah Ada Puluhan Laporan Mengenai UFO dan Alien Yang Jatuh! )
Bahkan beberapa kali dilaporkan bahwa mereka juga mengikuti beberapa konfrensi dengan manusia (baca: Venusian, Alien Planet Venus Pernah Hadiri Beberapa Konferensi).
Berikut adalah jenis ke-tujuh spesies alien yang pernah datang ke Bumi menurut laporan saksi mata dan telah digambar ulang oleh ahli ilustrasi / pihak berwajib dari seluruh penjuru dunia :

1. Reptoids (Reptilian)

Reptoid
Tubuhnya sebesar manusia atau kadang lebih besar, dengan mulut yang lebih lebar dari mulut manusia.
Tubuhnya mirip sejenis ular atau kadal, berwarna hijau, dan agak bersisik.
Mukanya jika dilihat dari arah depan antara rahang pipi – dagu – rahang pipi, berbentuk lancip seperti segi-tiga. Bahkan dikabarkan, ada beberapa di antara mereka yang memiliki sayap.
Gambaran yang paling sesuai dengan alien jenis ini adalah “winged demon”. Tidak semua jenis Reptilian ini bersayap. Yang bersayap merupakan jenis Draco atau “naga”, sementara yang tidak bersayap sering digolongkan dalam jenis “serpent” atau “ular”.
Namun diindikasikan  yang bewujud persis manusia juga ada. Apa bedanya? Bedanya, hanya terletak di bola matanya yang tetap seperti reptil, dan kadang kornea mata yang tetap terlihat memanjang secara vertikal, layaknya seperti mata ular atau binatang reptil dan juga kadang memiliki lidah yang juga bercabang. (baca: Heboh Konspirasi Tingkat Tinggi: Pemimpin Dunia bermata Reptil, Disusupi Alien atau Iblis?)
***

2. The Greys

the greys
Tubuhnya kecil dengan kulitnya berwarna keabu-abuan. Alien jenis ini bersosok pendek dengan tinggi 4-5 kaki atau 90 cm -1,2 meter saja.
The Greys merupakan suatu ras alien kelas pekerja atau ahli teknik. Ciri khasnya adalah bermata hitam besar.
Spesies ini yang dikabarkan sering dijumpai manusia dan sering melakukan penculikan (alien abduction).
Alien tipe greys ini dikabarkan merupakan jenis alien dari golongan serangga dengan wajah mirip belalang.
Dari kesaksikan beberapa saksi, alien tipe greys ini dikabarkan bekerja untuk alien tipe Reptoid. Alien tipe greys ini adalah jenis alien yang paling populer, bahkan sudah dipakai sebagai cap merk dagang yaitu Alien Workshop.
***

3. Nordics

Asthar Command
Bentuk alien jenis ini yang paling mirip dengan manusia, hanya saja bentuknya agak lebih besar sedikit dengan rambut pirang atau putih.
Berbadan atletis, bermata biru dan dalam berkomunikasi sering terdengar dengan akses nordic (skandinavia).
Mereka ini yang diperkirakan merupakan golongan yang disebut-sebut dalam Book of Enoch I sebagai “the son of Gods” atau “the Fallen Angel”.
Satu persamaan dengan kesaksian seorang yang pernah berjumpa alien jenis ini, yaitu Billy Meier, dia mengatakan bahwa bertemu dengan alien tipe nordics yang bernama Semjase yang berasal dari Pleiades.
Persamaannya, dalam Book of Enoch I, “malaikat-malaikat yang jatuh” itu bernama Semjaza. Menurut kesaksian orang yang pernah berjumpa dengan alien nordics ini, mereka mengatakan bahwa dari alien nordics ini sebagian bekerja bersama alien greys dan master mereka adalah alien tipe reptoid.
Beberapa saksi korban penculikan oleh alien menyatakan bahwa mereka juga melihat sosok manusia selain sosok alien tipe greys. Diduga, sebenarnya itu bukan manusia, namun alien jenis nordics ini.
Bahkan pada tahun 2009, tiga sosok alien jenis ini pernah datang ke Inggris dan memeriksa sebuah crop circles disebuah hamparan ladang gandum pada tengah malam (baca: Alien Pernah Mampir di Crop Circle Inggris)
Alien tipe nordics ini ditengarai melakukan kerja sama dengan Hitler (Nazi) pada saat Perang Dunia II, di mana pada perang tersebut sering dijumpai “Foo Fighter”, sebuah pesawat aneh (UFO) banyak disaksikan oleh pilot AS, Inggris maupun Jepang. Itu sebabnya juga, Hitler mengagungkan bangsa Arya yang hebat dengan rambut putih/pirang dan bermata biru.
Bahkan ditenggarai pula bahwa alien jenis ini telah berbaur dengan kita, manusia. Mereka bahkan telah mengikuti beberapa konfrensi tentang keberadaan alien.
Beberapa tahun belakangan para komunitas ufology juga disinyalir mendapatkan “pesan” dari alien jenis nordic ini. (baca: Pesan Untuk Para Penghuni Bumi dari Alien dan Extra Terrestrial (ET) )
***

4. The Roswell

Tipe Roswell ini memiliki mata yang lebih mirip manusia namun berkulit seperti reptil, memiliki empat jari tangan dan tanpa ibu jari.
Alien jenis inilah yang dikabarkan jatuh di Roswell. Oleh karenanya alien ini dinamakan Alien Roswell.
Dalam banyak hal, alien Roswell kadang disamai dengan alien The Grey, padahal tidak demikian. Pada peristiwa Roswell itu, ada sekitar 4-5 Alien yang ditemukan tewas, dan hanya satu diantaranya dalam keadaan kritis.
Pihak militer berusaha untuk menyelamatkannya namun akhirnya alien yang kritis itu tewas juga. Peristiwa ini sangat dirahasiakan oleh pihak militer, yang kemudian memberikan pernyataan bahwa yang jatuh bukanlah pesawat alien melainkan hanya balon udara pendeteksi cuaca.
Seluruh masyarakat disekeliling tempat kejadian dikumpulkan dan dibriefing oleh pihak militer dan dimaklumat agar tutup mulut. Dan serpihan-serpihan dari pesawat UFO tersebut diambil pihak militer dan tempat kejadian dibersihkan. Banyak bagian dan serpihan yang dikumpulkan pihak militer yang masih merupakan tanda tanya karena kemajuan teknologinya (video).
Dan kini dikabarkan alien jenis ini juga melakukan konspirasi dengan pihak militer AS secara rahasia. (baca: Memo FBI Ungkit Kembali Misteri Jatuhnya UFO Berisi Alien di Roswell)
***

5. Ancients Alien

Secara fisik berbentuk seperti serangga, tepatnya belalang besar yang berjalan dengan kedua kaki.
Mulutnya kecil serta kedua tungkai tangan dan kakinya memiliki ukuran yang juga panjang namun ramping dengan jarinya yang panjang.
Kedua mata besar berbentuk lonjong dan memanjang kesamping belakang, mirip serangga belalang.
Bentuk fisik aneh seperti serangga inilah yang  sering tampak pada film-film Holywood tentang alien.
***

6. The Neonate

Alien jenis ini memiliki inteligensia yang tinggi alias sangat cerdas dan pintar.
Bentuk mukanya lebih mirip janin ketimbang anak kecil. Berkepala lebih besar dan botak.
Kedua bola matanya agak besar dibanding manusia normal. Namun mereka juga memiliki perawakan pendek seperti anak kecil.
Alien jenis ini sangat jarang dijumpai karena keahlian dan kemajuan teknologinya yang sangat maju, membuat mereka lebih sulit ditemukan dan dilaporkan oleh penduduk. Oleh karenanya sangat sedikit info mengenai alien jenis Neonate ini.
***

7. The Hybrids

Golongan ini adalah hasil rekayasa genetika (hybrid) antara alien dengan manusia (human). Bertubuh lebih pendek dari manusia normal.
Untuk kategori jenis ini, yang pasti adalah DNA dari Human atau Manusia, sedangkan setengahnya lagi adalah jenis alien.
Belum dipastikan jenis alien yang mana, dan berlaku untuk semua jenis alien diatas. Namun paling dimungkinkan telah terjadi percobaan antara DNA manusia dengan alien jenis Reptilian, Greys, Roswell dan Nordics.
Bentuknya belum sempurna mirip manusia, kadang berupa seperti anak kecil, berambut dan kepalanya agak lebih besar bila dibandingkan dengan kepala normal manusia.
Sebagian hybrid juga ada yang menyerupai manusia, ada yang berambut dan ada juga yang tanpa rambut. Kulitnya cenderung pucat dan bermata masih seperti alien greys.
Sebagian menduga bahwa “Men in Black” adalah alien hybrid yang paling sempurna, tapi menutupi mata besar mereka dengan kaca mata hitam. (baca: Kaitan UFO Pertama di AS dan “Men in Black” Apakah Mereka Alien?)
Selain itu makhluk Chupacabra (goat sucker) adalah hasil hybrid juga namun dalam kelas binatang.Mereka adalah hasil percobaan yang telah berlangsung ratusan bahkan ribuan kali untuk melihat bagaimana penyimpangan genetik akan terjadi jika dilakukan perkawinan silang antara dua species dari planet yang berbeda.
Rekayasa genetika (hybrid) ini diduga adalah upaya alien untuk bisa menciptakan makhluk yang bisa tinggal dengan bebas/lebih lama di dimensi manusia. (baca: Binatang Misterius Yang Diduga Chupacabra Tertembak di Amerika)